Bunga telang. (Foto: Istimewa)

BALI TIMES – Bunga telang (Clitoria ternatea) merupakan tumbuhan merambat yang biasa ditemukan di pekarangan atau tepi hutan. Bunga yang memiliki warna biru ini ternyata memiliki banyak manfaat yang tak banyak diketahui orang.

Telang adalah tanaman herbal yang cukup istimewa dalam dunia pengobatan tradisional.  Seluruh bagiannya mulai dari akar hingga bunga dipercaya memiliki efek mengobati dan memperkuat kinerja organ. Selain itu, ekstrak tanaman ini juga kerap kali dipakai sebagai pewarna makanan alami.

Journal of Functional Food and Nutraceutical menyebutkan seluruh bagian telang bahkan dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit dalam pengobatan tradisional di Asia, Amerika dan Afrika. Adapun manfaat bunga telang dapat disimak sebagai berikut:

  1. Menyembuhkan luka

Ekstrak dari biji bunga telang, mengandung flavonol glikosida. Sementara itu, ekstrak tumbuhannya mengandung senyawa fenolik. Itulah sebabnya, para peneliti pecaya, bahwa khasiat bunga telang, bisa menjadi penyembuh luka yang efektif.

  1. Menyehatkan jantung

Bunga telang dipercaya mampu menyehatkan jantung. Dalam sebuah studi pada hewan, bunga telang bisa menurunkan kadar trigliserida cukup signifikan. Bahkan, jumlah kolesterol total dan gula darah pun berkurang. Lebih dari itu, kolesterol baik (HDL), justru mengalami peningkatan.

  1. Membantu mengatasi asma

Menurut penelitian, ekstrak bunga telang dapat membantu mengatasi asma dan bronkitis. Kemampuan tanaman ini untuk mengatasi asma tidak lepas dari sifat antioksidan dan antiasthmatic yang dimilikinya.

  1. Meningkatkan daya ingat

Ekstrak bunga telang, terbukti meningkatkan kadar asetilkolin, dalam otak tikus. Asetilkolin adalah  neurotransmitter atau zat kimia penghantar yang memegang peranan vital, dalam mengingat dan mempelajari sesuatu.

  1. Mengatasi gangguan kecemasan

Dalam sebuah riset beberapa waktu lalu, para peneliti berusaha untuk melihat manfaat bunga telang, jika dikonsumsi bersamaan dengan aktivitas yoga. Hasil yang dirilis dalam jurnal Ancient Science of Life, begitu memuaskan. Bahkan, dalam satu sesi yoga saja, konsumsi bunga telang bisa mengatasi gangguan kecemasan (anxiety disorder).

  1. Meringankan depresi

Dalam sebuah studi, para peneliti mengekstrak sekitar 25 senyawa phytocomp, dari ekstrak etanol dari bunga telang. Di antara beberapa senyawa yang ditemukan, ada asam linolenat dan asam palmitat, yang dipercaya bisa mengatasi gangguan mental depresi.

  1. Mengandung antioksidan

Dalam sebuah studi berjudul International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, para peneliti menyimpulkan, ekstrak metanol yang dikandung bunga telang, sangat berpotensi untuk menjadi sumber antioksidan. Bahkan, di masa depan, manfaat bunga telang, dipercaya bisa digunakan dalam terapi, untuk mencegah atau memperlambat penyakit degeneratif.

  1. Mengurangi peradangan

Bunga telang mengandung sekitar 51-52% asam oleat. Biasanya, asam lemak yang menyehatkan ini, ditemukan pada minyak zaitun. Beberapa studi menyatakan, asam oleat mampu mengurangi peradangan, dan memiliki efek positif, untuk mengurangi risiko terkena kanker.

  1. Berpotensi mengatasi gejala diabetes

Dalam sebuah penelitian pada hewan uji, dibuktikan bahwa kembang telang dapat mengontrol penyerapan gula dalam darah, sehingga dapat menjaga kestabilan gula darah pada pasien diabetes. (RED03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here